Peningkatan Literasi dan Manajemen Keuangan bagi Generasi Muda di Kota Makassar
Main Article Content
Abstract
Generasi muda di era digital menghadapi tantangan kompleks dalam mengelola keuangan pribadi secara bijak. Perkembangan teknologi keuangan (financial technology/fintech) memudahkan akses terhadap produk keuangan, tetapi juga meningkatkan risiko perilaku konsumtif, hutang digital, dan investasi ilegal. Kota Makassar sebagai salah satu pusat pendidikan dan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia memiliki jumlah generasi muda yang besar, namun masih rendah dalam literasi dan manajemen keuangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi dan keterampilan manajemen keuangan generasi muda di Kota Makassar melalui pelatihan praktis, pendampingan digital, dan edukasi investasi aman. Pengabdian dilakukan secara partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan interaktif, pendampingan kelompok, dan evaluasi hasil belajar. Peserta terdiri dari 40 mahasiswa generasi muda di kota Makassar. Setelah pelatihan, terjadi peningkatan pemahaman sebesar 38% pada aspek literasi keuangan dasar, 42% pada kemampuan menyusun anggaran, dan 35% pada kesadaran investasi digital yang aman. Peserta mulai menerapkan kebiasaan pencatatan keuangan dan menabung secara rutin. Program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran keuangan generasi muda Makassar. Perlu kesinambungan program dan kolaborasi lintas sektor agar budaya finansial sehat dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.