Implementasi Break Even Point (BEP) Bagi Pelaku Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Di Desa Kassi, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto

Main Article Content

Anwar Ramli
Hety Budiyanti
Nurhaedah
Indah Lestari Anwar
Nurman

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan tim akademisi dapat memberikan kontribusi nyata pada pembangunan dan kemajuan masyarakat, serta meningkatkan daya saing dan kesempatan ekonomi masyarakat secara keseluruhan khususnya dalam manajemen keuangan di Desa Kassi, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto. Selain itu, pengabdian kepada masyarakat juga dapat menjadi salah satu wadah dalam penerapan ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh dosen dan dapat diterapkan langsung ke masyarakat sehingga memberikan manfaat yang nyata. Tujuan dari pengabdian ini adalah berkembangnya pengetahuan dan keterampilan mitra dalam hal pemanfaatan hasil analisis BEP bagi usahanya. Mitra dalam pengabdian ini adalah pelaku UMKM di  Desa Kassi, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto. Kassi adalah sebuah desa di Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Desa Kassi, juga dikenal sebagai Butta Panggallarrang, telah berkembang menjadi tempat wisata yang mencakup budaya religius, makanan, dan seni. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode ceramah, Focus Group Discussion (FGD), pelatihan dan monitoring serta evaluasi. Adapun teknik pelaksanaan kegiatan ini meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan evaluasi serta monitoring.

Article Details

How to Cite
Ramli, A., Budiyanti, H., Nurhaedah, Anwar, I. L., & Nurman. (2025). Implementasi Break Even Point (BEP) Bagi Pelaku Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) Di Desa Kassi, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto. JIPMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 35–48. Retrieved from https://malaqbipublisher.com/index.php/JIPMAS/article/view/620
Section
Articles