Penguatan Desa Cerdas melalui Integrasi Program Pendidikan, Literasi Digital, Inovasi Lingkungan, dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Sitinjak
Main Article Content
Abstract
Pembangunan desa pada era transformasi digital tidak hanya membutuhkan pemanfaatan teknologi, tetapi juga penguatan sumber daya manusia, pengelolaan lingkungan, dan partisipasi masyarakat. Desa Sitinjak, Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir memiliki berbagai potensi lokal yang dapat dikembangkan, namun masih menghadapi tantangan pada aspek pendidikan, literasi digital, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat implementasi Desa Cerdas melalui integrasi program pendidikan, literasi digital dan informasi desa, inovasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat berbasis kebutuhan dan potensi lokal. Kegiatan dilaksanakan melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Medan tahun 2026 dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan dan potensi, perencanaan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi secara deskriptif. Sebanyak 18 program kerja dilaksanakan dan dipetakan ke dalam empat fokus penguatan Desa Cerdas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program pendidikan mendukung pengembangan pengetahuan, karakter, kreativitas, dan keterampilan anak; program literasi digital menghasilkan website, peta, infografis, serta pembaruan data desa; inovasi lingkungan mendorong pemanfaatan limbah pertanian, lahan, dan kegiatan gotong royong; sedangkan program pemberdayaan memperkuat partisipasi dan kebersamaan masyarakat. Integrasi keempat aspek tersebut menghasilkan luaran yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan pemerintah desa serta menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem Desa Cerdas yang informatif, produktif, partisipatif, dan berkelanjutan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.