Penguatan Kohesi Sosial Masyarakat melalui Program Dapur Silaturahmi oleh Mahasiswa Universitas Negeri Padang dan Universitas Andalas di Desa Lunto Barat
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran program Dapur Silaturahmi dalam memperkuat kohesi sosial masyarakat di Desa Lunto Barat melalui kolaborasi mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) dan Universitas Andalas (UNAND). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi partisipatif, di mana peneliti terlibat langsung dalam kegiatan sebagai bagian dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Dapur Silaturahmi mampu menciptakan interaksi sosial yang lebih intensif antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan partisipasi masyarakat, menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas, serta mempererat hubungan sosial antarindividu. Program ini juga berfungsi sebagai ruang komunikasi informal yang mendorong terbentuknya hubungan sosial yang lebih terbuka dan akrab. Namun, penguatan kohesi sosial yang terjadi masih bersifat situasional dan sangat bergantung pada keberlanjutan kegiatan serta kualitas interaksi yang terbangun. Dengan demikian, Dapur Silaturahmi dapat dipahami sebagai salah satu upaya awal dalam memperkuat kohesi sosial masyarakat, tetapi memerlukan pengembangan program yang berkelanjutan agar dampaknya dapat berlangsung dalam jangka panjang.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.