Model Penanggulangan Kemiskinan Dalam Perspektif Islam: Integrasi Pendekatan Spiritual Dan Struktural
Keywords:
Kemiskinan, spiritual, struktural, zakat, wakaf, qard hasan, pemberdayaanAbstract
Kemiskinan merupakan masalah multidimensi yang tidak hanya bersifat material tetapi juga spiritual. Penanggulangan kemiskinan dalam perspektif Islam memerlukan integrasi antara pendekatan spiritual dan struktural karena kedua dimensi tersebut saling terkait. Artikel ini bertujuan merumuskan model penanggulangan kemiskinan Islami yang holistik dengan menganalisis konsep faqir dan miskin, dimensi spiritual poverty versus structural poverty, peran zakat, wakaf, dan qard hasan, serta pendidikan dan pemberdayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan metode deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan tunggal baik spiritual saja maupun struktural saja tidak efektif mengatasi akar kemiskinan. Model integratif yang menggabungkan spiritual empowerment (pembinaan iman, etos kerja, tawakkal produktif) dan economic inclusion (akses modal, pasar, teknologi) terbukti lebih berkelanjutan. Framework pengentasan kemiskinan Islam terpadu yang dihasilkan mencakup enam tahap: identifikasi mustahik multidimensi, pendampingan spiritual intensif, pemberian modal berbasis qard hasan/wakaf, pembentukan kelompok swadaya, evaluasi berbasis output dan outcome, serta lulus menjadi muzakki. Optimalisasi model ini memerlukan sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, ulama, dan masyarakat sipil.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Faizurrofiq Lutfil Huda, M.F. Hidayatullah, Abdul Wadud Nafis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



