Optimalisasi Zizwaf Dalam Pembangunan Ekonomi Umat: Model Tata Kelola Dan Dampak Sosial Ekonomi
Keywords:
ZISWAF, tata kelola, zakat produktif, wakaf produktif, pemberdayaan ekonomi, dampak sosial ekonomi, mobilitas pendapatanAbstract
Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) merupakan instrumen keuangan sosial Islam yang mempunyai potensi strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi umat secara berkelanjutan. Instrumen ini tidak hanya bernilai ibadah, melainkan juga berfungsi sebagai mekanisme distribusi dan redistribusi kekayaan demi menciptakan keseimbangan sosial-ekonomi di tengah masyarakat. Namun demikian, pengelolaan ZISWAF masih dihadapkan pada sejumlah tantangan serius, di antaranya rendahnya literasi masyarakat, lemahnya tata kelola kelembagaan, serta belum optimalnya pemanfaatan dana secara produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji optimalisasi ZISWAF melalui penguatan model tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi. Kajian ini mencakup analisis tantangan pengelolaan ZISWAF, penerapan prinsip good governance, pengembangan zakat dan wakaf produktif, serta telaah dampak sosial ekonomi, khususnya dalam meningkatkan mobilitas pendapatan masyarakat. Integrasi ZISWAF dengan berbagai program pemberdayaan ekonomi juga dikaji sebagai pendekatan strategis untuk menciptakan kesejahteraan yang berkesinambungan. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur dengan analisis deskriptif-kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa optimalisasi ZISWAF memerlukan sinergi antara profesionalisme pengelola, inovasi berbasis teknologi, dan kolaborasi lintas sektor agar mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Indah Nofita Sari, M.F. Hidayatullah, Abdul Wadud Nafis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



