Integrasi Islam, Adat, dan Modernitas dalam Budaya Minangkabau
Keywords:
Islam, Adat Minangkabau, ModernitasAbstract
Penelitian ini membahas integrasi Islam, adat, dan modernitas dalam budaya Minangkabau sebagai satu sistem nilai yang saling berkelindan dalam membentuk identitas sosial masyarakat. Kajian ini menyoroti bagaimana falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah menjadi fondasi utama yang mengharmoniskan hubungan antara tradisi lokal dan ajaran Islam, sekaligus menjadi pedoman dalam mengelola perubahan sosial yang ditimbulkan oleh modernisasi. Sistem kekerabatan matrilineal juga dianalisis sebagai bentuk adaptasi budaya yang tetap selaras dengan prinsip-prinsip Islam melalui pembagian peran sosial antara adat dan syariat. Modernitas dipahami sebagai faktor transformasional yang membawa perubahan signifikan pada struktur sosial, pola pikir, serta praktik budaya masyarakat Minangkabau, namun tetap dapat diakomodasi melalui mekanisme seleksi nilai berbasis agama dan adat. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi ketiga unsur tersebut berlangsung secara dinamis melalui pendidikan, keluarga, lembaga adat, tokoh agama, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pelestarian budaya. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa masyarakat Minangkabau memiliki kemampuan adaptif yang kuat dalam mempertahankan identitas budaya sekaligus merespons perkembangan zaman tanpa kehilangan akar nilai keislaman dan kearifan lokal.Downloads
Download data is not yet available.
Published
2026-06-18
How to Cite
Nafisatul Ma’rifah, Nadya Khairani Meydi, Nia Delinda Pratiwi, Salsabila Nurhana Jani, & Hoktaviandri Hoktaviandri. (2026). Integrasi Islam, Adat, dan Modernitas dalam Budaya Minangkabau. Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya Dan Pendidikan, 3(5), 233–246. Retrieved from https://malaqbipublisher.com/index.php/MAKSI/article/view/1203
Issue
Section
Article
Copyright & Licensing




