Pendidikan Islam Sebagai Upaya Pencegahan Cyberbullying Di Kalangan Remaja
Keywords:
Pendidikan Islam, cyberbullying, remaja, adab digital, literasi digitalAbstract
Cyberbullying merupakan salah satu masalah serius yang banyak dialami remaja di era digital. Perilaku ini dilakukan melalui media digital dengan tujuan menyakiti, menghina, mempermalukan, atau mengintimidasi orang lain. Dampak cyberbullying tidak hanya memengaruhi kondisi psikologis korban, tetapi juga hubungan sosial, proses pendidikan, dan kesehatan mental remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Islam sebagai upaya pencegahan cyberbullying di kalangan remaja. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai sumber seperti Al-Qur’an, Hadis, kitab tafsir, buku, jurnal, dan literatur yang relevan dengan pendidikan Islam dan cyberbullying. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cyberbullying dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti rendahnya kontrol diri, lemahnya empati, buruknya literasi digital, kurangnya pengawasan keluarga, dan lingkungan sekolah yang tidak mendukung. Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam mencegah cyberbullying melalui pembentukan akhlak, adab digital, penguatan nilai tabayyun, empati, pengendalian diri, serta kerja sama antara sekolah dan keluarga. Q.S. Al-Hujurat ayat 11 menjadi landasan utama karena melarang perilaku menghina, mencela, dan memberi julukan buruk kepada orang lain. Oleh karena itu, Pendidikan Islam dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam membangun karakter remaja agar lebih bijak, bertanggung jawab, dan beretika dalam menggunakan media digital.




