Pengaruh Diversifikasi Portofolio Saham Terhadap Risiko dan Return Menggunakan Data Indeks Sektoral BEI
Keywords:
Diversifikasi, Risiko, Return, Indeks Sektoral, PortofolioAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh diversifikasi portofolio saham terhadap risiko dan return dengan menggunakan data Indeks Sektoral BEI periode 2019–2023, yang mencakup sektor Keuangan, Barang Konsumen Primer, Energi, Infrastruktur, dan Teknologi. Analisis dilakukan melalui perhitungan return rata-rata, standar deviasi, korelasi antarsektor, serta pembentukan portofolio Markowitz. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa sektor Keuangan memberikan return tertinggi yaitu 11,4%, diikuti sektor Energi 10,2%, sementara sektor Barang Konsumen Primer mencatatkan return terendah yaitu 6,8%. Risiko tertinggi ditemukan pada sektor Teknologi dengan standar deviasi 14,1%, sedangkan sektor Infrastruktur menunjukkan risiko terendah sebesar 7,3%. Korelasi lintas sektor berada pada rentang 0,41–0,73, menandakan potensi diversifikasi yang masih moderat. Portofolio optimal tercipta pada kombinasi sektor Keuangan (40%), Energi (30%), dan Infrastruktur (30%) dengan return portofolio sebesar 10,1% dan risiko 8,9%, lebih rendah dibanding risiko ratarata sektor tunggal. Temuan ini mengonfirmasi bahwa diversifikasi antar-sektor efektif menurunkan risiko tanpa mengorbankan return, sehingga memberikan implikasi penting bagi investor yang berfokus pada stabilitas jangka panjang.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Nelmi Sari, Arvina Wahyuni, Muhammad Ikhsan Harahap

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



