Perbandingan Kinerja Sukuk dan Obligasi Konvensional di Indonesia

https://doi.org/10.59971/jimbe.v3i5.924

Authors

  • Ayu Fitriana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Serly Charita Harahap Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Miftahul Fadhil Hanif Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Muhammad Ikhsan Harahap Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Keywords:

Sukuk, Obligasi Konvensional, Kinerja Investasi, Pasar Modal Syariah, Risiko dan Return

Abstract

Penelitian ini menganalisis perbandingan kinerja sukuk dan obligasi konvensional di Indonesia periode 2020-2025 menggunakan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sukuk memiliki keunggulan dari sisi stabilitas dan risiko yang lebih rendah karena berbasis aset riil serta lebih tahan terhadap fluktuasi suku bunga, sementara obligasi konvensional menawarkan potensi return lebih tinggi namun dengan risiko lebih besar. Sukuk ijarah mendominasi pasar dengan pangsa 69,23% karena menawarkan kepastian return yang terukur dan kepastian pembayaran berbasis sewa aset. Pertumbuhan pasar sukuk (8,02%) yang melampaui obligasi konvensional (5,28%) menunjukkan minat investor terhadap instrumen syariah terus meningkat, meskipun masih menghadapi tantangan likuiditas di pasar sekunder. Pemilihan antara kedua instrumen ini bergantung pada profil risiko dan tujuan investasi masing-masing investor.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-01-23

How to Cite

Ayu Fitriana, Serly Charita Harahap, Miftahul Fadhil Hanif, & Muhammad Ikhsan Harahap. (2026). Perbandingan Kinerja Sukuk dan Obligasi Konvensional di Indonesia. Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis Dan Ekonomi (JIMBE), 3(5), 100–109. https://doi.org/10.59971/jimbe.v3i5.924

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)