PENGARUH PENGENDALIAN INTERNAL, MORALITAS INDIVIDU, WHISTLEBLOWING SYSTEM TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD DALAM PENGELOLAAN DANA KEMAHASISWAAN (Studi Empiris pada Perguruan Tinggi Swasta di Kediri Raya)
Keywords:
Pengendalian Internal, Moralitas Individu, Whistleblowing System, Pencegahan Fraud, Organisasi MahasiswaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengendalian internal, moralitas individu, dan sistem whistleblowing terhadap pencegahan fraud dalam pengelolaan dana kemahasiswaan di Perguruan Tinggi Swasta Kediri Raya. Latar belakang penelitian ini didasari oleh masih terjadinya kecurangan seperti penggelapan dana dan manipulasi laporan keuangan dalam organisasi mahasiswa, yang menunjukkan lemahnya pengawasan dan integritas pengurus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Data diperoleh melalui kuesioner kepada 44 pengurus ormawa, seperti ketua, wakil, sekretaris, dan bendahara yang telah menjabat minimal enam bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian internal dan whistleblowing system berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan fraud, sedangkan moralitas individu tidak berpengaruh signifikan. Secara bersama-sama, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan dalam mencegah fraud. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan sistem pengawasan dan pelaporan sebagai langkah pencegahan kecurangan dalam pengelolaan dana kemahasiswaan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi kampus dalam merancang kebijakan pengawasan dan pembinaan ormawa.




