Pengaruh Efikasi Diri, Manajeman Waktu, Budaya Kerja terhadap Prokrastinasi Kerja pada Karyawan PT. Dewa UTD Indonesia
Keywords:
Efikasi Diri, Manajemen Waktu, Budaya Kerja, Prokrastinasi KerjaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efikasi diri, manajemen waktu, dan budaya kerja baik secara parsial maupun simultan terhadap prokrastinasi kerja karyawan PT Dewa UTD Indonesia. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan PT Dewa UTD Indonesia yang berjumlah 138 orang, dengan teknik sampling jenuh (sensus), sehingga diperoleh hasil terisi secara lengkap sebanyak 115 responden. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kausal dan desain cross-sectional; data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert (1-5) secara daring dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS, meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, koefisien determinasi (R²), uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri dan budaya kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap prokrastinasi kerja, sedangkan manajemen waktu tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap prokrastinasi kerja (dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,256, yang berarti ketiga variabel mampu menjelaskan 25,6% variasi prokrastinasi kerja, sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian.




