Analisis Laporan Arus Kas Operasi Untuk Menilai Kinerja Keuangan Perusahaan: Studi Kasus Pada Hybe Corporation & Sm Entertainment Periode 2019-2023
Keywords:
Predictive analytics capability, AI-driven decision making, Marketing ROI, Social commerce, Digital marketing analyticsAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja keuangan Hybe Corporation dan SM Entertainment periode 2019-2023 melalui analisis laporan arus kas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan analisis rasio keuangan. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan kedua perusahaan selama lima tahun, yang dianalisis menggunakan lima rasio utama: rasio arus kas operasi terhadap kewajiban lancar, bunga, pengeluaran modal, total utang, dan laba bersih. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi dan dianalisis dengan menghitung rasio arus kas untuk mengukur efisiensi operasional, kemampuan membayar utang, serta kualitas laba perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hybe Corporation mengalami pertumbuhan arus kas operasi yang signifikan, meskipun diikuti dengan fluktuasi laba bersih dan peningkatan kewajiban lancar yang berdampak pada ikuiditas perusahaan. Sementara itu, SM Entertainment menghadapi tantangan lebih besar dalam menjaga stabilitas arus kas operasional, dengan rasio kewajiban lancar yang rendah dan ketergantungan pada sumber pendanaan eksternal. Meskipun keduanya menunjukkan upaya pemulihan keuangan, pengelolaan arus kas yang lebih efisien diperlukan untuk memastikan keberlanjutan bisnis dalam industri hiburan Korea Selatan. Studi ini memberikan wawasan tentang efektivitas pengelolaan arus kas serta implikasinya terhadap stabilitas keuangan perusahaan.




