Studi Kritis Bahan Ajar PAI dan Budi Pekerti pada Materi Hukum Halal dan Haram Kelas VI SD Negeri Sindangsari

Authors

  • Lia Aliyah Institut Madani Nusantara
  • Siti Qomariyah Institut Madani Nusantara
  • Leni Sumarni Institut Madani Nusantara
  • Ressy Resviati Putri Institut Madani Nusantara
  • Ai Siti Rahmawati Institut Madani Nusantara

Keywords:

Materi Halal Haram, PAI, Studi Kritis

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penyampaian nilai-nilai keislaman yang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik, khususnya dalam memahami konsep hukum halal dan haram. Materi tersebut memegang peran penting dalam pembentukan karakter dan sikap religius siswa, namun dalam praktiknya seringkali ditemukan ketidaksesuaian antara isi bahan ajar dan kebutuhan kontekstual siswa sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui studi kritis bahan ajar pai dan budi pekerti pada materi hukum halal dan haram kelas vi sd negeri Sindangsari. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi RPP, serta wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun bahan ajar telah mencakup konsep dasar halal dan haram, namun masih ditemukan kekurangan dalam aspek kedalaman materi, penggunaan bahasa yang kurang komunikatif, serta minimnya ilustrasi kontekstual yang sesuai dengan kehidupan siswa. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan bahan ajar yang lebih adaptif, kontekstual, dan berbasis nilai-nilai kehidupan sehari-hari guna meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI di tingkat sekolah dasar.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-08-01

How to Cite

Lia Aliyah, Siti Qomariyah, Leni Sumarni, Ressy Resviati Putri, & Ai Siti Rahmawati. (2025). Studi Kritis Bahan Ajar PAI dan Budi Pekerti pada Materi Hukum Halal dan Haram Kelas VI SD Negeri Sindangsari. Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya Dan Pendidikan, 2(6), 56–63. Retrieved from http://malaqbipublisher.com/index.php/MAKSI/article/view/652

Issue

Section

Article