Yustinus Martir sebagai Apologet dan Teolog Awal: Analisis Historis-Teologis tentang Konsep Logos dan Kontribusinya bagi Gereja Mula-Mula
Keywords:
Yustinus Martir, Logos, Apologetika, Gereja Mula-mula, Filsafat YunaniAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran teologis, pelayanan, dan kontribusi Yustinus Martir terhadap perkembangan teologi dan praktik ibadah Gereja mula-mula pada abad ke-2 di bawah Kekaisaran Romawi. Latar belakang penelitian ini berangkat dari konteks sosial-politik dan religius dunia Helenisme-Romawi yang pluralistik serta tantangan penganiayaan terhadap umat Kristen, yang mendorong munculnya para apologet untuk membela iman Kristen secara rasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis historis-teologis. Sumber data primer meliputi karya-karya Yustinus Martir, khususnya Apologia I, Apologia II, dan Dialog dengan Trypho, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur teologi patristik dan sejarah gereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yustinus berperan penting dalam menjembatani iman Kristen dengan filsafat Yunani melalui konsep Logos, yang dipahaminya sebagai Sabda Allah yang kekal dan sumber kebenaran universal. Ia menegaskan bahwa benih-benih kebenaran (logos spermatikos) telah hadir dalam filsafat Yunani, namun kepenuhannya terdapat dalam diri Yesus Kristus. Selain itu, Yustinus memberikan kontribusi signifikan dalam penjelasan tentang baptisan, Ekaristi, struktur ibadah Minggu, serta pembelaan terhadap tuduhan-tuduhan terhadap umat Kristen. Kesimpulannya, Yustinus Martir merupakan salah satu teolog dan apologet awal yang berperan besar dalam perumusan dasar-dasar teologi Kristen dan dialog antara iman dan rasio pada masa Gereja perdana.




