Bertanggung Jawab dalam Data yang Salah Jika yang Dikumpulkan Bersumber dari Sistem Informasl

Authors

  • Masitoh Siagian Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Muhammad Irwan Palli Nasution Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Keywords:

Tanggung Jawab Data, Data Salah, Sistem Informasi, Tata Kelola Data, Akuntabilitas Digital

Abstract

Artikel ini mengkaji pertanggungjawaban atas data yang salah ketika sumber pengumpulannya berasal dari sistem informasi. Dalam konteks digitalisasi yang masif, ketergantungan pada data otomatis menimbulkan tantangan etis, teknis, dan hukum ketika informasi yang dihasilkan tidak akurat. Melalui pendekatan normatif dan analisis kasus, penulis berargumen bahwa tanggung jawab tidak boleh dibebankan pada satu pihak saja baik pengembang, pengelola, maupun pengguna melainkan harus didistribusikan secara proporsional sesuai peran dan kapasitas masing-masing aktor dalam rantai pengelolaan data. Artikel ini mengintegrasikan perspektif etika informasi, akuntabilitas algoritmik, tata kelola data, dan keadilan sosial untuk menunjukkan bahwa kesalahan data bukan hanya kegagalan teknis, tetapi juga cerminan dari kelemahan institusional dan budaya organisasi. Studi kasus seperti e-KTP dan Dapodik di Indonesia mengungkap urgensi membangun mekanisme transparansi, audit, dan budaya akuntabilitas digital yang kuat.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-01-28

How to Cite

Masitoh Siagian, & Muhammad Irwan Palli Nasution. (2026). Bertanggung Jawab dalam Data yang Salah Jika yang Dikumpulkan Bersumber dari Sistem Informasl. Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya Dan Pendidikan, 3(3), 199–204. Retrieved from https://malaqbipublisher.com/index.php/MAKSI/article/view/938

Issue

Section

Article