Perbandingan Paradigma Pendidikan Islam di India dan Indonesia dalam Membangun Generasi Muslim Berdaya Saing Global

Authors

  • Dea Permata Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Hamid Saleh Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Wahyu Ardias Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Aprizal Ahmad Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Keywords:

Generasi Muslim, Paradigma Pendidikan, Pendidikan Islam

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan paradigma pendidikan Islam di Indonesia dan India dalam membangun generasi Muslim yang berdaya saing global. Pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka digunakan untuk menganalisis literatur berupa buku, jurnal ilmiah, artikel, dan laporan resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam di Indonesia menekankan integrasi antara nilai agama dan ilmu umum melalui pengembangan pesantren dan madrasah modern, dukungan kebijakan pemerintah, serta program kewirausahaan dan literasi digital, sehingga lulusan memiliki kompetensi akademik, keterampilan praktis, dan karakter religius yang seimbang. Sementara itu, pendidikan Islam di India masih menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan tradisi keilmuan klasik dengan tuntutan modernisasi, di mana sebagian madrasah belum diakui secara resmi dan kurikulum masih terbatas pada pengajaran agama, sehingga kesiapan lulusan untuk bersaing secara global terbatas. Penelitian ini menegaskan bahwa paradigma pendidikan Islam yang integratif dan didukung kebijakan konsisten dapat menghasilkan generasi Muslim yang adaptif, kreatif, dan kompetitif di tingkat global.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-11-14

How to Cite

Dea Permata, Hamid Saleh, Wahyu Ardias, & Aprizal Ahmad. (2025). Perbandingan Paradigma Pendidikan Islam di India dan Indonesia dalam Membangun Generasi Muslim Berdaya Saing Global. Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya Dan Pendidikan, 3(2), 01–08. Retrieved from https://malaqbipublisher.com/index.php/MAKSI/article/view/768

Issue

Section

Article