Antara Layar dan Keranjang: Analisis Tematik Dokumen tentang Perilaku Konsumen Digital Generasi Z
Keywords:
Perilaku Konsumen Digital, Generasi Z, Social Commerce, Impulsive Buying, PaylaterAbstract
Generasi Z tumbuh dalam ekosistem digital yang menyatukan hiburan, interaksi sosial, dan transaksi dalam satu aplikasi. Hal ini mengubah cara mereka menemukan, menilai, dan membeli produk. Penelitian ini memetakan pola perilaku konsumen digital Generasi Z dari literatur ilmiah lima tahun terakhir. Desain yang digunakan adalah kualitatif berbasis analisis tematik dokumen. Korpus terdiri atas 33 artikel jurnal dan prosiding terbitan 2022-2026 yang dihimpun melalui basis data Consensus, lalu dianalisis dengan enam fase analisis tematik Braun dan Clarke. Analisis menghasilkan lima tema. Pertama, stimulus digital bekerja seperti percakapan sosial, bukan iklan. Kedua, belanja berfungsi sebagai hiburan, sehingga pembelian impulsif tumbuh subur pada live streaming dan promosi berbatas waktu. Ketiga, kepercayaan lebih menentukan daripada persepsi risiko, dan risiko sering diabaikan atau dialihkan antarplatform. Keempat, pembayaran tanpa gesekan seperti dompet digital dan paylater memperkuat kecenderungan konsumtif ketika bertemu FoMO dan literasi keuangan yang rendah. Kelima, nilai etis dan keberlanjutan dihargai secara verbal, tetapi sering gagal menjadi tindakan. Temuan ini mengusulkan bahwa pembelian Gen Z lebih tepat dipahami sebagai pengalaman afektif-sosial yang difasilitasi infrastruktur digital daripada keputusan rasional yang terisolasi. Implikasi diarahkan kepada pelaku usaha, regulator, dan pendidik literasi keuangan digital.




