Penerapan Premi dan Denda Panen di Perkebunan Kelapa Sawit

Authors

  • Habib Prayitno Institut Teknologi Sawit Indonesia
  • Tuty Ningsih Institut Teknologi Sawit Indonesia
  • Aries Sukariawan Institut Teknologi Sawit Indonesia
  • Henri Sulthoni Harahap Institut Teknologi Sawit Indonesia

Keywords:

Premi dan Denda Panen, Produksi Kelapa Sawit

Abstract

Tanaman kelapa sawit yang memiliki potensi produksi yang tinggi, tidak akan tercapai jika kegiatan panen tidak dilaksanakan secara optimal. Pemberian premi sebagai tambahan kompensasi atas kinerja diatas standar (basis borong) yang ditetapkan akan memberikan dorongan bagi pemanen untuk meningkatkan prestasi pemanen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan premi dan denda panen di salah satu perkebunan kelapa sawit swasta di provinsi Sumatera Utara  yang dilaksanakan pada Bulan Juni-Juli 2025 dengan menggunakan metode deskriptif. Sistem premi TBS (Rp. 35/Kg). Premi TBS tercatat sebagai komponen terbesar selama periode Oktober 2024 hingga Juni 2025. Sistem denda panen meliputi denda panen buah hitam (Rp. 500/Kg) dan denda panen buah kurang matang (Rp. 500/Kg) dengan total denda buah hitam dan denda buah kurang matang selama periode Oktober 2024 hingga Juni 2025 sebesar Rp. 495.000

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-07-27

How to Cite

Habib Prayitno, Tuty Ningsih, Aries Sukariawan, & Henri Sulthoni Harahap. (2026). Penerapan Premi dan Denda Panen di Perkebunan Kelapa Sawit . Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya Dan Pendidikan, 3(6), 96–103. Retrieved from https://malaqbipublisher.com/index.php/MAKSI/article/view/1262

Issue

Section

Article