Menilai Kemampuan Menghasilkan Laba PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk: Berdasarkan Net Profit Margin dan Return On Assets 2021-2025
Keywords:
Laba Bersih, Profitabilitas, Return On Asset, Analisis Laporan Keuangan, Rasio KeuanganAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) dalam menghasilkan laba melalui Net Profit Margin (NPM) dan Return on Assets (ROA) selama 2021–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menganalisis data sekunder dari laporan tahunan perusahaan. Data dikumpulkan melalui dokumentasi penjualan neto, laba bersih, dan total aset, kemudian dianalisis menggunakan rumus NPM dan ROA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas CEKA tergolong rendah dan berfluktuasi, dengan rata-rata NPM sebesar 3,11% dan ROA sebesar 10,68%. NPM mencapai titik tertinggi 4,06% pada 2024 dan titik terendah 2,00% pada 2025. ROA tertinggi mencapai 13,62% pada 2024 dan titik terendah 7,83% pada 2025. Penurunan kedua rasio pada 2025 disebabkan oleh peningkatan biaya pokok penjualan sebesar 24,53%, dan biaya operasional sebesar 27,24%, yang melampaui pertumbuhan penjualan sebesar 21,62%. Temuan ini mengimplikasikan bahwa CEKA belum mampu mempertahankan margin laba secara konsisten ketika menghadapi tekanan eksternal seperti kenaikan harga bahan baku dan biaya produksi. Penelitian ini memberikan kontribusi pemahaman bahwa analisis profitabilitas perlu menggabungkan pengukuran efisiensi penjualan dan pemanfaatan aset untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba secara lebih komprehensif.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Kika Amelia, Talitha Farah Syahada, Desi Novitasari Br Pandiangan, Risky Budianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



