Pengaruh Training, AI Literacy dan Self Efficacy terhadap Kesiapan Kerja (Studi Kasus pada Siswa Pelatihan PPKD Jakarta Barat)
Keywords:
Training, AI Literacy, Self-Efficacy, Kesiapan Kerja, PPKDAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Training, AI Literacy, dan Self-Efficacy terhadap Kesiapan Kerja siswa pelatihan di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 189 siswa pelatihan. Analisis data dilakukan menggunakan PLS-SEM dengan SmartPLS v.4.1.0.4. Evaluasi outer model mencakup outer loading dan Average Variance Extracted (AVE) untuk validitas konvergen, Cronbach’s Alpha dan rho_a untuk reliabilitas, Full Collinearity VIF untuk mendeteksi Common Method Bias, serta Heterotrait-Monotrait Ratio (HTMT) untuk validitas diskriminan. Evaluasi inner model menggunakan R-Square (R²), f-Square (f²), Cross-Validated Predictive Ability Test (CVPAT), dan bootstrapping untuk pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self-Efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kesiapan Kerja dengan t-statistics 18,068 dan p-values 0,000. Sebaliknya, Training dan AI Literacy tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap Kesiapan Kerja. Model penelitian memiliki kemampuan eksplanasi sebesar 74,3%. Temuan ini menunjukkan bahwa keyakinan psikologis internal menjadi prediktor dominan kesiapan kerja dibandingkan pelatihan teknis dan literasi teknologi ketika diuji secara langsung. Instansi pelatihan disarankan mengintegrasikan pengembangan karakter dan motivasi psikologis ke dalam kurikulum.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Habieb Hasyim, Koen Hendrawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



