Pengaruh Non Performing Financing dan BOPO terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2020-2024

https://doi.org/10.59971/jimbe.v4i3.1195

Authors

  • Tri Febrianti Putri Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar
  • Chalid Imran Musa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar
  • Anwar Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar
  • Nurman Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar
  • Abdul Rahman Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar

Keywords:

Bank Umum Syariah, BOPO, Non Performing Financing, Profitabilitas, Return on Assets

Abstract

kinerja keuangan di tengah pemulihan pascapandemi, peningkatan biaya operasional, dan risiko pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Non Performing Financing dan Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional terhadap profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan  kuantitatif explanatory yang bersifat asosiatif.. Data diperoleh dari laporan keuangan tahunan dan publikasi resmi Otoritas Jasa Keuangan. Sampel penelitian terdiri atas 12 Bank Umum Syariah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 60 observasi data panel. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan EViews 13, dan Random Effect Model terpilih sebagai model estimasi terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Non Performing Financing berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap Return on Assets, yang berarti risiko pembiayaan cenderung menurunkan profitabilitas, tetapi belum menjadi faktor dominan selama periode penelitian. Sementara itu, Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Assets, sehingga efisiensi operasional terbukti menjadi faktor penting dalam meningkatkan profitabilitas. Secara simultan, Non Performing Financing dan Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets dengan kemampuan penjelasan model sebesar 37,35%. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa Bank Umum Syariah perlu memprioritaskan efisiensi biaya, optimalisasi pendapatan operasional, serta penguatan manajemen risiko pembiayaan untuk menjaga profitabilitas secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-09-25

How to Cite

Putri, T. F., Musa, C. I., Anwar, Nurman, & Rahman, A. (2026). Pengaruh Non Performing Financing dan BOPO terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2020-2024. Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis Dan Ekonomi (JIMBE), 4(3), 741–756. https://doi.org/10.59971/jimbe.v4i3.1195

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>